Rabu, 24 November 2010

All About Iklan


IKLAN

Definisi Iklan
Iklan adalah setiap bentuk komunikasi yang dimaksudkan untuk memotivasi seseorang pembeli potensial dan mempromosikan penjual suatu produk atau jasa, untuk mempengaruhi pendapat publik, memenangkan dukungan publik untuk berpikir atau bertindak sesuai dengan keinginan si pemasang iklan. Sedangkan menurut Paul Copley, advertising is by and large seen as an art – the art of persuasion – and can be defined as any paid for communication designed to inform and/ or persuade. Dimana iklan adalah sebuah seni dari persuasi dan dapat didefinisikan sebagai desain komunikasi yang dibiayai untuk meninformasikan dan atau membujuk.
Dari beberapa pengertian diatas, pada dasarnya iklan merupakan sarana komunikasi yang digunakan komunikator dalam hal ini perusahaan atau produsen untuk menyampaikan informasi tentang barang atau jasa kepada publik, khususnya pelanggannya melalui suatu media massa. Selain itu, semua iklan dibuat dengan tujuan yang sama yaitu untuk memberi informasi dan membujuk para konsumen untuk mencoba atau mengikuti apa yang ada di iklan tersebut, dapat berupa aktivitas mengkonsumsi produk dan jasa yang ditawarkan.

Peranan Iklan
“Advertising can be used to build up a long-term image for a product or trigger quick sales ”. Artinya, iklan dapat digunakan untuk membangun citra jangka panjang untuk suatu produk atau sebagai pemicu penjualan-penjualan cepat. Disadari atau tidak, iklan dapat berpengaruh tetapi juga dapat berlalu begitu cepat. Iklan sangat unik karena iklan dapat mencapai tujuan meskipun disampaikan dengan panjang lebar dan terkadang membingungkan. Karena kita membayar iklan maka kita dapat memilih media yang sesuai untuk pemasangan atau penayangan iklan, sehingga pesan di dalamnya dapat sampai pada kelompok sasaran yang dituju.
Iklan Televisi mengambil peranan penting dalam :
1.      Membangun dan mengembangkan citra positif  bagi suatu perusahaan dan produk yang dihasilkan, melalui proses sosialisasi yang terencana dan tertata dengan baik.
2.      Membentuk public opini yang positif tergadap perusahaan atau produk tersebut
3.      Mengembangkan kepercayaan masyarakat terhadap produk konsumsi an perusahaan yang memproduksinya.
4.      Menjalik komunikasi secara efektif dan efisien dengan masyarakat luas, sehingga dapat terbentuk pemahaman dan pengertian yang sama terhadap suatu produk atau jasa yang ditawarkan pada masyarakat oleh perusahaan tersebut.
Mengembangkan alih pengetahuan tentang suatu perusahaan yang memungkinkan masyarakat memiliki simpati, empati dan bahkan dalam kaitannya dengan kegiatan go public merasa ikut memilikinya.

Karakteristik Daya Tarik Iklan
Daya tarik iklan mempunyai karakteristik sebagai berikut :
1.      Bermakna, menunjukkan manfaat yang membuat produk itu lebih diinginkan atau lebih menarik konsumen.
2.      Dapat dipercaya, konsumen harus percaya bahwa produk atau jasa akan memberikan manfaat yang di janjikan.

Elemen-elemen Iklan
Untuk mengetahui apakah iklan suatu produk sesuai dengan keinginan atau dapat menarik perhatian masyarakat, maka diperlukan elemen-elemen iklan sebagai berikut :
a.       Elemen Hard Words
Maksudnya adalah kata-kata yang terdengar dalam iklan yang dapat membuat audiens semakin mengerti akan maksud pesan iklan yang disampaikan.
b.      Elemen Musik
Maksudnya adalah musik yang terdapat dalam tayangan iklan termasuk iringan musik maupun lagu yang ditampilkan.
c.       Elemen Seen Words
Maksudnya adalah kata-kata yang terlihat pada tayangan iklan yang dapat mempengaruhi benak pemirsa.
d.      Elemen Picture
Maksudnya adalah gambar atau tayangan iklan meliputi obyek yang digunakan, figur yang digunakan, adegan yang ditampilkan


e.       Elemen Colour
Maksudnya adalah komposisi atau keserasian warna gambar serta pengaturan cahaya yang terdapat dalam tampilan tayangan iklan
f.       Elemen Movement
Maksudnya adalah gerakan yang ada terlihat pada tayangan iklan yang dapat mempengaruhi emosi seseorang untuk larut di dalamnya meliputi fragmen cerita dari adegan yang ditampilkan

RUMUS AIDCA
Untuk menghasilkan iklan yang baik diperlukan Rumus Iklan AIDCA :
  1. Attention (Perhatian)
Attention berarti bahwa iklan harus mampu menarik perhatian khalayak sasaran. Untuk itu, iklan membutuhkan bantuan ukuran, penggunaan warna, tata letak, atau suara-suara khusus. Hal ini mencakup: size untuk media cetak, air time untuk penyiaran, warna (spot atau full color), tata letak (lay out), jenis huruf, menggunakan headline, serta slogan yang mudah di ingat.
  1. Interest (Minat)
Iklan berurusan dengan bagaimana konsumen berminat dan memiliki keinginan lebih jauh. Dalam hal ini konsumen harus dirangsang agar mau membaca, mendengar, atau menonton pesan-pesan yang disampaikan. Perhatian harus segera ditingkatkan menjadi minat agar pembeli ingin mengetahui lebih rinci.
  1. Desire (Kebutuhan/keinginan)
Bermakna bahwa iklan harus mampu menggerakan keinginan orang untuk memiliki atau menikmati produk tersebut.
  1. Conviction (rasa percaya)
Mengandung arti bahwa iklan harus mampu menciptakan kebutuhan calon pembeli. Konsumen mulai goyah dan emosinya mulai tersentuh untuk membeli produk tersebut  Kemudian untuk menimbulkan rasa percaya pada diri pembeli dengan menggunakan pembuktian para ahli, demo, menggunakan artis public figure serta memberikan pandangan positif pada konsumen tentang produk.  


  1. Action (Tindakan)
Mengandung arti bahwa iklan harus memiliki "daya" membujuk calon pembeli agar sesegera mungkin melakukan suatu tindakan pembelian. Dalam hal ini dapat digunakan kata beli, ambil, hubungi, rasakan, gunakan, dan lain-lain.

Dzanna Maulida
4 PA 06
10507069

Referensi :
http://kuliahkomunikasi.blogspot.com/2008/12/definisi-iklan-efek-dan-iklan-korporat.html


Rabu, 27 Oktober 2010

Ponsel Murah Tahan Gores


Ponsel Murah Tahan Gores
(Hanya Tawarkan Radio FM dan Fitur Dasar)


(Tabloid PULSA , Dwi Mingguan Edisi 183 Th VIII/2010)
Bukan rahasia lagi jika Nokia tengah ngotot di segmen low end yang kuenya terus digerogoti competitor. Beberapa ponsel papan bawah bergantian menyusup ke tanah air sejak awal tahun. Salah satu yang cukup ditunggu adalah seri 1280 ponsel paling murah Nokia saat ini.
Nokia 1280 sengaja di desain untuk pasar di Negara berkembang seperti Indonesia. Baik dari disain maupun fitur didalamnya, hal ini terlihat dari desain dan spesifikasi yang disuguhkan didalamnya. Relatif sederhana dan tak macam-macam.
Ponsel ini mengusung bentuk candybar berdisain simple yang biasa ditemukan pada seri murah lawas. Nokia 1280 cenderung mungil dan tebal dengan balutan warna hitam dop. Saat disentuh terasa lapisan material cukup keras dan berbobot melapisi komponen bodinya. Kabar baiknya, cover bodi ponsel ini terbuat dari bahan anti gores, sehingga urusan bodi tak perlu terlalu kuatir. Selain itu, Nokia 1280 menyodorkan keypad numeric ukuran besar yang diklaim anti debu. Untuk tombol dan metode input, vendor menyediakan tombol navigasi empat arah, tombol softkey dan tombol call tombol end. Tuts yang menonjol empuk  dan nyaman dipakai lantaran terbuat dari karet.  
Nokia 1280 memang tak memiliki fitur multimedia handal untuk kenikmatan penggunanya. Namun, setidaknya fitur radio FM yang ditunjang dengan port audio 3,5 mm cukup memberikan hiburan tersendiri. Apalagi dibenamkan pula loudspeaker khusus dibagian belakang bodi. Hiburan lain yang bisa dimanfaatkan adalah game.

Opini :
Inovasi Nokia melempar ponsel low end seperti 1280 memang cukup berani. Pasalnya, pasar saat ini sudah terbiasa dengan ponsel berlayar warna kaya fitur . sementara ponsel ini hanya hadir dengan ketangguhan bahan bodi anti gores dan anti debu. Serta fitur hiburan sekelas radio FM. Sebagai perangkat yang digunakan sehari-hari untuk kebutuhan basic (voice dan sms), ponsel ini bisa dijadikan pilihan. Selain itu ponsel Nokia 1280 ini juga dilengkapi dengan fitur hiburan berupa game,  Nokia 1280 menawarkan tiga pilihan permainan yakni Snake Xenzia, Bounce dan Rapid Roll. Setidaknya, pilihan ini menambah alternative hiburan diwaktu luang. Nokia 1280 juga menyediakan memori internal terbatas. Tersedia penyimpanan kontak hingga 500 entri, jadi kita bisa menyimpan kontak teman-teman kita.

Sabtu, 09 Oktober 2010

Psikologi Konsumen


PSIKOLOGI KONSUMEN

A.       Pengertian Psikologi Konsumen
Psikologi konsumen berakar pada psikologi periklanan dan penjualan. Pada psikologi konsumen tercakup penelitian tentang konsumen sebagai pembeli dan konsumen sebagai konsumen, konsumen sebagai warga Negara, serta sebagai sumber data dari pengetahuan perilaku dasar. Masing-masing metode yang digunakan dalam psikologi konsumen memiliki keluasan perbedaan dalam hal design eksperimental, subjek yang diteliti, prosedur pengumpulan data dan instrument-instrumennya.
Psikologi konsumen adalah ilmu yang mempelajari tingkah laku seseorang dalam hal pemakaian barang dan jasa yang tersedia dalam masyarakat, baik bagi kepentingan diri sendiri, keluarga, orang lain maupun makhluk hidup lain dan tidak untuk diperdagangkan.

B.        Perilaku Konsumen dari Sudut Pandang Psikologi
Menurut David L Loundon, perilaku konsumen dapat didefinisikan sebagai proses pengambilan keputusan dan aktivitas individu secara fisik yang dilibatkan dalam mengevaluasi, memperoleh, menggunakan atau dapat mempergunakan barang-barang atau jasa (1984:6).
Perilaku manusia digerakan oleh kebutuhan-kebutuhan dasar. Sebagai social, perilaku individu dipengaruhi oleh lingkungannya. Lingkungan social selain berfungsi sebagai alat pemenuhan kebutuhan juga berfungsi control terhadap perilaku individu, karena individu terlibat dalam mengonsumsi benda-benda dan jasa dari lingkungannya, maka dia memiliki perilaku konsumen. Sebagai konsumen, individu akan berada pada situasi yang mengharuskannya akan berada pada situasi yang mengharuskannya membuat keputusan. Proses memutuskan untuk membeli ada dua macam, yaitu Proses yang biasa atau terbatas dan Proses yang diperpanjang (extended).
Perilaku konsumen adalah tingkah laku dari konsumen dimana mereka dapat mengilustrasikan pencarian untuk membeli, menggunakan, mengevaluasi dan memperbaiki suatu produk dan kasa mereka. Focus dari perilaku konsumen adalah bagaimana individu membuat keputusan untuk menggunakan sumber daya mereka yang telah tersedia untuk mengkonsumsi suatu barang.
Perilaku konsumen merupakan hal-hal yang mendasari konsumen untuk membuat keputusan pembelian. Untuk barang berharga jual rendah (low - involvement) yaitu proses pengambilan keputusan dilakukan dengan mudah, sedangkan untuk barang berharga jual tinggi (high - involvement) yaitu proses pengambilan keputusan dilakukan dengan pertimbangan yang matang.
Ada dua wujud konsumen, yaitu :
1.      Personal Consumer, yaitu konsumen yang membeli atau menggunakan barang atau jasa untuk penggunaannya sendiri.
2.      Organizational Consumer, yaitu konsumen yang membeli atau menggunakan barang atau jasa untuk memenuhi kebutuhan dan menjalankan organisasi tersebut.

Adapun yang mempengaruhi faktor-faktor perilaku konsumen yaitu kekuatan sosial budaya terdiri dari factor budaya, tingkat sosial,  kelompok anutan (small referebce groups) dan keluarga. Sedangkan tujuan dan fungsi modal perilaku konsumen sangat bermanfaat dan mempermudah dalam mempelajari apa yang telah diketahui mengenai perilaku konsumen.

C.        Pengertian Konsumsi, Konsumen, Konsumtif dan Konsumerisme
Konsumsi adalah suatu aktivitas memakai atau menggunakan suatu produk barang atau jasa yang dihasilkan oleh para produsen.
Dalam Ilmu Ekonomi Mikro, yang dimaksud dengan konsumen adalah seseorang atau kelompok yang melakukan serangkaian kegiatan konsumsi barang atau jasa. Konsumen biasa memiliki kebiasaan dan tingkah laku yang berbeda-beda antara di desa dengan di kota, hal tersebut tergantung pada jumlah pendapatan mereka.
Konsumtivisme merupakan paham untuk hidup secara konsumtif, sehingga orang yang konsumtif dapat dikatakan tidak lagi mempertimbangkan fungsi atau kegunaan ketika membeli barang melainkan mempertimbangkan prestise yang melekat pada barang tersebut. Oleh karena itu, arti kata konsumtif adalah boros atau perilaku yang boros, yang mengonsumsi barang atau jasa secara berlebihan.
Konsumerisme merupakan gerakan konsumen yang mempertanyakan kembali dampak-dampak aktivitas pasar bagi konsumen.

D.       Pengaruh Lingkungan Terhadap Psikologi Konsumen
Lingkungan mempunyai peranan penting dalam psikologi konsumen. Melalui lingkungan kita bisa mendapatkan informasi- informasi (komunikasi) yang akan menyediakan dan dapat berpengaruh terhadap pengambilan keputusan konsumen, dan selera pasar. Adapun bentuk dari komunikasi dari mulut ke mulut, komunikasi pemasaran dan lintas kelompok. Lingkungan yang berupa adalah lingkungan sosial budaya seperti keluarga,kelas social, sumber-sumber informal dan komersial, budaya, sub budaya.
Lingkungan merupakan salah satu aspek yang harus dipikirkan lebih jauh sebelum menentukan sebuah usaha. Hal ini dilakukan semata-mata agar seorang pengusaha dapat mengetahui dampak-dampak positif maupun negatif yang akan timbul dari sebuah usaha yang dilakukan.
Dampak Positif
Kesempatan kerja bagi masyarakat sekitar yang bertambah yang mana itu dapat mengurangi tingkat pengangguran khususnya di lingkungan masyarakat tersebut.
Dampak Negatif
1.      Dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat walaupun tidak begitu signifikan.
2.      Polusi udara yang mana dapat mengganggu tingkat kesehatan masyarakat.
3.      Polusi suara yang berasal dari mesin produksi.
4.      Dapat mengganggu kenyamanan masyarakat sekitar.
Referensi
Perilaku Konsumen :Implikasi pada Strategi Pemasaran/teknik, Suryani, Edisi Pertama:Yogyakarta:2008, Graham Ilmu